Selasa, 19 September 2023

Pendekatan Behavioristik

 Teori belajar behavioristik adalah tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Teori ini lalu berkembang menjadi aliran psikologi belajar yang berpengaruh terhadap arah pengembangan teori dan praktek pendidikan dan pembelajaran yang dikenal sebagai aliran behavioristik. Cognitive behavior therapy mengemukakan empat komponen penting pada manusia yaitu phisik, perilaku, kognisi dan emosi, di mana gangguan emosional akan mempengaruhi perilaku pada manusia sehingga terapi yang dikembangkan adalah mensikapi gangguan emosi secara kognitif dan perilaku yang menunjukkan kestabilan kognitif.

💟Implementasi teori behavioristik terhadap pembelajaran siswa yaitu:

✅Pembelajaran berorientasi pada hasil yang dapat diukur dan diamati

✅Guru menyusun bahan pelajaran dalam bentuk yang sudah siap sehingga tujuan pembelajaran yang harus dikuasai siswa disampaikan secara utuh oleh guru,

✅Kesalahan harus segera diperbaiki

💟Prinsip Belajar dalam Pendekatan Behavioristik 

✅Reinforcement and Punishment; (penguatan dan hukuman)

✅Primary and Secondary Reinforcement; (penguatan primer dan sekunder)

✅Schedules of Reinforcement; (jadwal penguatan)

✅Contingency Management; (manajemen kontingensi)

✅Stimulus Control in Operant Learning; (kontrol stimulus dalam operant learning)

✅The Elimination of Responses (eliminasi dari respon-respon),


Dalam proses konseling, dimensi perubahan merupakan tujuan yang akan dicapai oleh konseli-konselor. Banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan pendekatan dalam konseling, diantaranya adalah karakteristik personal (konseli), karakteristik problem, hingga pada tujuan yang hendak dicapai.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Tentang Hana | Blogger Template by Enny Law